Perawatan Diri Untuk Orang Yang Merawat Orang Lain

Siapa yang menjaga Anda ketika Anda bertanggung jawab untuk menjaga orang lain? Jika jawabannya bukan diri Anda sendiri, inilah saatnya untuk memikirkan kembali

Baik itu posisi yang Anda ambil dengan sukarela, atau posisi di mana Anda tidak punya pilihan, merawat seseorang bisa sangat bermanfaat, tetapi juga bisa menguras tenaga dan melelahkan, dan berdampak signifikan pada seberapa baik Anda menjaga diri sendiri.

Mendukung orang yang dicintai yang lebih tua, sakit parah, atau memiliki disabilitas dapat menjadi sumber kepuasan yang luar biasa, tetapi tanpa dukungan yang tepat, hal itu juga bisa sangat menantang, terutama bagi mereka yang bekerja dengan peran merawat atau mempedulikan sesama.

Berikut Pertimbangan – pertimbangan Untuk Seorang Suka Mempedulikan atau Merawat Sesama

1. Lepaskan Rasa Bersalah : Pengasuh cenderung mengalami berbagai emosi pada saat-saat tertentu, termasuk frustrasi, kekhawatiran, kelelahan, kurangnya motivasi, tetapi terutama rasa bersalah. Sangat mudah untuk merasa Anda egois karena menginginkan waktu istirahat. Namun, efektivitas Anda sebagai pengasuh dapat berkurang jika Anda tidak pernah mengisi ulang baterai Anda sendiri. Sangat mudah untuk merasa kesal karena hidup Anda bukan lagi milik Anda sendiri, dan kemudian bersalah karena merasa seperti ini. Penting untuk mengakui perasaan ini dan tidak memendamnya.

2. Tubuh Dan Pikiran Yang Sehat : Kepedulian dapat berdampak signifikan pada kesejahteraan fisik dan emosional. Anda mungkin juga melewatkan waktu makan, kurang tidur, dan kurang menjaga kesehatan anda sendiri. Dalam jangka panjang, mengabaikan kesehatan Anda sendiri dapat menyebabkan beberapa dampak yang sangat serius. Penting untuk mengenali tanda-tanda stres kronis dan kelelahan yang akan datang dan mencari bantuan profesional sebelum menjadi tidak terkendali. Perubahan nafsu makan, lekas marah, dan terlibat dalam kebiasaan tidak sehat adalah tanda-tanda yang harus diwaspadai.

3. Hal Hal Kecil Sangat Berarti : Mungkin tidak realistis bagi semua pengasuh untuk berlibur, beberapa mungkin merasa tidak mungkin untuk meninggalkannya bahkan beberapa jam. Tetapi apa pun situasi Anda, carilah cara untuk membangun gerakan perawatan diri yang kecil ke dalam rutinitas rutin Anda. Betapapun rumitnya kelihatannya, penting untuk meluangkan waktu untuk diri sendiri. Jika Anda tidak dapat melihat cara apa pun untuk melakukan ini di luar peran perawatan Anda, itu bisa sesederhana seperti memutar film favorit untuk ditonton oleh orang yang Anda rawat saat Anda membaca koran, atau menggunakan jasa pengasuh sebulan sekali sehingga Anda bisa beristirahat sejenak.

4. Carilah Dukungan : Seringkali orang tidak mengidentifikasi diri mereka sebagai pengasuh, terlepas dari perawatan yang mereka berikan dan kehilangan dukungan yang tepat selama bertahun-tahun. Mendapatkan bantuan praktis dan finansial untuk beristirahat atau mengelola biaya perawatan dapat membuat perbedaan besar. Manfaatkan kelompok masyarakat dan layanan yang tersedia melalui layanan sosial. Berbicara dengan orang lain dalam posisi yang sama membantu Anda merasa bahwa Anda tidak sendirian.

5. Berilah Pujian Untuk Anda Sendiri : Ini bisa menjadi dorongan yang luar biasa ketika orang-orang yang kita sayangi mengungkapkan rasa terima kasih, tetapi tidak selalu demikian. Kadang-kadang, upaya kita mungkin tidak dihargai, dan orang-orang yang kita sayangi dapat mengungkapkan ketidakbahagiaan, bahkan kemarahan terhadap kita. Ini bisa sangat relevan dalam kasus yang melibatkan demensia. Merawat seseorang dengan demensia bisa sangat melelahkan secara mental dan fisik, terutama jika ada perubahan kepribadian atau perilaku yang membuat pengasuh sedih. Ingatlah untuk memberi selamat pada diri sendiri atas apa yang Anda lakukan. Anda mendukung seseorang dengan kondisi yang menantang serta berpotensi mengatasi perubahan emosional pada orang yang Anda cintai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *